Prediksi Lailatul Qadar Muncul Menurut Beberapa Kalangan Ulama


Lailatul Qodar


Banyak sekali yang membahas mengenai kapan munculnya Lailatul Qadar-baik dalam buku tafsir, sejarah, ibadah, pcndidikan, dan lainnya. Termasuk Sirah Nabawiyyah yang menyebutkan bahwa Lailatul Qadar terjadj hanya sekali dalam setahun, yakni saat bulan Ramadhan dengan waktu yang tidak ditentukan. Ada pula pendapat yang menyatakan bahwa Lailatul Qadar terjadi dimalam ganjil pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.
Al-Qadhi bcrkata bahwa para ulama memiliki pendapat yang berbeda-beda terkait waktu munculnya Lailatul Qadar. Ada sekelompok ulama mengatakan bahwa waktu kemunculan Lailatul Qadar bcrbeda-beda dari tahun ke tahun, dan ternyata hadits-hadits yang berkenaan dengan Lailatul Qadat mengenai waktu munculnya juga tidak ada yang bertentangan. Malik, ats-Tsauri, Ahmad, Ishaq, Abu Tsaur, dan lainnya mengatakan waktu tersebut ternyata berpindah-pindah pada sepuluh hari terakhir pada bulan Ramadhan.
Meski ada pula yang mengatakan waktunya tersebar di seluruh hari-hari dalam Ramadhan. Ada pula yang mengatakan bahwa Lailatul Qadar itu waktu sama-tidak berubah dari Ramadhan satu ke Ramadhan lain. Karena pendapatnya banyak sehingga An-Nawawi ra mcngatakan bahwa hal ini memperkuat kesimpulan, memang benar adanya waktu paling benar dan tepat adalah rahasia Allah SWT.
Ternyata ada hitungan yang semakin mengerucut untuk mengrtahuinya. Dari Aisyah ra, Rasulullah bersabda, Bersungguh sungguhlah kamu mencari lailatul Qadar pada Malam Ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan” (HR. Bukhari)
Hadits ini langsung mcnunjuk pada hitungan malam ganjil pada scpuluh hari tcrakhir di bulan Ramadhan, hal ini bisa menjadi 21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadhan (jika umur bulan itu 30 hari). Namun, masih saja ada yang terbersit rasa ingin tahu dari kemungkinan tanggaI-tanggal tersebut-lima tanggal ganjil.
Dalam Hujjaz Islam Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad at-Thusi al-Ghazali yang lebih dikenal dengan sebutan Imam al-Ghazali, beliau berpendapat bahwa Lailatul Qadar itu bisa diketahui dari awal Ramadhan dimulai.
1. Lailatul Qadar Ahad atau Rabu, maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 29 Ramadhan.
2. Jika awal Ramadhan dimulai hari Senin, maka Lailatul Qadar iatuh pada malam 21 Ramadhan
3. Jika awal Ramadhan dimulai hari Selasa atau jumat, maka Lailatul Qadar akan jatuh pada malam 27 Ramadhan
4. Jika awal Ramadhan djmulai hari Kamis, maka Lailatul Qadar akan jatuh pada malam 25 Ramadhan.
5. Jika awal Ramadhan dimulai hari Sabtu, maka Lailatul Qadar akan jatuh pada malam 23 Ramadhan. Namun, pendapat ini masih diteliti konsepnya karena beberapa mengira hitungan ini hanya untuk al-Ghazali secara pribadi bukan untuk umum atau disebar luaskan. (Hasyiah Jamal Al Syarkhil Minhaj Juz II Hal 357)
Namun ada pula yang mengatakan Lailatul Qadar Jatuh pada malam pertama Ramadhan, pendapat ini digawangi oleh Abu Razin al-Aqili Laqith bin Amir. Ada pula yang mengira malam itu datang pada tanggal 17 Ramadhan yang disampaikan olwh Zaid bin Arqam. Dan mcnurut mayoritas Mazhab Syafi’i menyampaikan bahwa malam itu datang pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan. Sedang sahabat Bilal dan Aisyah menyebutkan jika datangnya pada tanggal 23 Ramadhan. Dari semua itu ada yang berpendapat jika malam mulia itu datang di
sepaniang tahun, ini dikatakan oleh Abdullah bin Mas’ud, Ibn Abbas, lkrimah, dan Abu Hanifah.
Juga ada yang menyatakan bahwa Lailatul Qadar itu jatuh pada malam ke-27.
Dan yang berpendapat demikian bukan hanya Ubay bin Ka’ab, tetapi juga Anas bin Malik, dan Zur bin Habisy, pendapat terbanyak dari kalangan Fuqaha.
Perbedaan ulama dalam menerjemahkan waktu yang tepat mengcnai krhadiran Lailatul Qadar bukan berarti tidak ada kepastian dalam masalah ini, namun karena sesuatu yang bersifat misteri, rahasia yang hanya Allah SWT yang paling tahu, dan buat manusia hanya sedikit saja dari rahasia itu terkuak. Tentu hikmah terdalamnya adalah agar hamba Allah berlomba-lomba dengan sekuat tenaga mencarinya dengan ikhlas diri, semangat tinggi, perasaan yang menderu untuk mengisi bulan penuh pesona dan penuh pahala ini, karena lillahi ta’ala, hanya untuk Allah SWT semata tanpa harus disibukkan dengan tanda-tanda dan prediksi waktu munvulnya Lailatul Qadar.

Para Mujahid di Panggil Pintu dari Pintu Jihad di Surga

Artinya:

Dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw bersabda: “Siapa yang menginfakkan dua hal di jalan Allah maka dia dipanggil dari beberapa pintu surga: Wahai hamba Allah, inilah kebaikan (kenikmatan). Siapa yang ahli shalat, maka dia dipanggil dari pintu shalat, dan siapa yang ahli jihad maka dia dipanggil dari pintu jihad.”

Keterangan:

Perlu diketahui, dalam beberapa riwayat terdapat penjelasan bahwa surga memiliki sejumlah pintu. Pintu-pintu tersebut dipancangkan sebagai jalan masuk bagi siapa saja yang ingin masuk surga. Siapa saja yang ingin masuk surga dipersilakan melewati pintu-pintu yang telah disediakan. Tetapi, banyaknya pintu surga itu tidak serta merta membolehkan setiap orang masuk surga dengan seenaknya dari mana pun dia sukai. Masing-masing pintu memiliki ahlinya sendiri-sendiri. Artinya, pada setiap pintu terdapat rambu-rambu yang menyatakan hanya dimasuki oleh golongan tertentu.

Secara lebih nyata, ada pula malaikat yang bertugas memanggil setiap hamba yang dirinya termasuk dalam golongan tertentu itu. misalnya saja, seorang ahli shalat, dia dipanggil dari pintu shalat. Ahli puasa dipanggil dari pintu puasa (dalam sebuah riwayat disebut ar-rayyan). Ahli sedekah dipersilakan masuk dari pintu sedekah. Demikian seterusnya.

Jihad sebagai amal ibadah yang bernilai tinggi di mata Allah juga mendapat kehormatan dengan memiliki pintu sendiri sebagaimana pintu ibadah lainnya. Ada sebuah pintu surga yang hanya dikhususkan bagi siapa saja yang pernah dan gemar berjihad. Siapa yang enggan berpartisipasi dalam aktivitas jihad ini jangan harap bisa masuk lewat pintu itu.

Jihad yang utama adalah Haji


Artinya:
Dari Aisyah, dia bertanya: “Wahai Rasul, kami melihat jihad merupakan amal yang paling utama, apakah kami boleh berjihad?” Beliau menjawab: “Tidak, akan tetapi jihad yang paling utama adalah haji mabrur.”
Keterangan:
Haji adalah salah satu rukun iman. Keberadaan haji dalam rangkaian rukun iman tidak dapat dilepaskan dari nilainya yang sangat tinggi. Dalam sebuah hadits pemah dinyatakan bahwa siapa saja yang mengerjakan haji dan kemudian hajinya itu berbobot mabrur, maka tiada balasan yang setimpal baginya kecuali surga. Tidak mengherankan memang jika haji ditempatkan dalam martabat mulia di antara jajaran ibadah yang lain. Dalam hadits ini dinyatakan bahwa jihad yang paling akbar adalah haji.
Kenapa demikian? Alasannya, pelaksanaan ibadah haji membutuhkan kesiapan tenaga, pikiran, waktu dan harta benda secara bersamaan. Berbeda, umpamanya, dengan shalat yang tidak memerlukan biaya dalam pengerjaannya. Tidak sama dengan zakat yang tidak membutuhkan tenaga dalam penunaiannya. Haji menggabungkan sekian banyak pengorbanan. Berbagai pengorbanan yang harus dilakukan seorang muslim dalam melangkahkan kakinya ke Baitul Haram itulah yang memiliki nilai plus di mata Allah.
Bahkan tidak kepalang tanggung, dalam hadits di atas diberikan garansi siapa saja yang menunaikan haji secara baik dan dia menjadi haji mabrur, maka kedudukan hajinya sama dengan jihad di jalan Allah. Lebih daripada itu, haji itu menduduki peringkatjihad paling utama. Padahal seperti diketahui, jihad dalam hadits sebelumnya merupakan amal ibadah yang paling terhormat derajatnya.

Jihad sebagai Amal yang Utama


Artinya:
Dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw ditanya: “Amal apa yang paling utama?” Beliau menjawab: “Iman kepada Allah dan Rasul-Nya.”
Beliau ditanya lagi: “Lantas apa?” Beliau menjawab: “Jihad di jalan Allah.” Beliau ditanya lagi: “Lantas apa?” Beliau menjawab: “Haji mabrur.”
Keterangan:
Jihad adalah amal yang paling utama. Karena dalam jihad terkandung unsur perjuangan seorang mukmin untuk menghidupkan dan mempertahankan agamanya. Upaya perjuangan tersebut membutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit. Korban bisa saja berbentuk jiwa, raga, harta, tenaga dan lain sebagainya. Segala daya dan upaya wajib dikerahkan dalam rangka mempertahankan eksistensi agama ini.
Karena itu, sangat tepat bila jihad ditempatkan pada puncak hierarki amal setelah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Sebab, pergerakan jiwa dan raga untuk mempertahankan agama ini haruslah dilandasi iman kepada Allah dan Rasul. Tanpa itu setiap gerak langkah sepak terjang kita tidak bermakna apa-apa. Sebab bila diibaratkan sebuah tubuh, iman merupakan ruh, sementara jihad (perjuangan membentengi agama) merupakan jasad. Keduanya tidak dapat dipisahkan dalam kondisi dan situasi apa pun.

Berita Duka KH. Muhammad Arifin Ilham Telah berpulang ke Rahmatullah


Innalillahi wainnailaihi roji’un
Telah berpulang ke Rahmatullah
Guru Kami, Orang Tua Kami, Murobbi Kami Tercinta:
KH. MUHAMMAD ARIFIN ILHAM
Pembina MAJELIS AZ-ZIKRA
Rabu, 22 Mei 2019/17 Ramadhan 1440H
Pukul 22.40 WIB / 23.40 Waktu Penang Malaysia,
di RS. Gleneagel Penang, Malaysia.
Insya Allah akan disholatkan di Masjid Az-Zikra Sentul
dan Masjid Az-Zikra Gunung Sindur Bogor.
ALLAHUMMA ya Allah Rahmatilah, Ampunilah,
maafkanlah semua dosa dan kesalahan guru kami
yang mulia yang berjuang dalam Syariat dan Sunnah
Nabi Muhammad SAW, terimalah semua amal ibadah beliau,
jadikanlah kuburan guru kami sebagai Taman SyurgaMu,
Aamiin.
Kami Yang Berduka
Kel. Besar Majelis Az-Zikra
.
From @azzikramediaofficial

Fadhilah dan cara mengamalkan Shalawat Ghazali


Fadhilah:
Shalawat ini menurut beberapa ulama memiliki keutamaan dapat menjadi wasilah bagi para pengamal dalam menggapai ketenteraman hati, menjernihkan akal pikiran, dan tercapainya hajat.
Pengamalan:
1. Dibaca sebanyak-banyaknya setiap selesai melaksanakan shalat fardhu.
2. Dibaca sebanyak 113 x selama tujuh hari, dengan rincian hari pertama hingga hari ke enam di baca setiap hari sebanyak 16 x, dan di hari ke tujuh di baca sebanyak 17 kali, sehingga total selama tujuh hari adalah 113 x.
3. Dibaca sebanyak 77 x setelah mengerjakan shalat Hajat.

Fadhilah dan cara mengamalkan Shalawat Al Nabi Al Ummi


Fadhilah:
Dalam kitab Ihyaa’ ‘Ullum aI-Diin terdapat riwayat yang mengatakan, “Barang siapa membacakan shalawat untukku pada hari Jumat sebanyak delapan puluh kali, maka dosa-dosanya selama delapan puluh tahun akan diampuni." 
Cara pengamalan:
1. Dibaca sebanyak 80 x secara istikamah, insya Allah akan diampuni dosa-dosanya selama 80 tahun.
2. Dibaca sebanyak 500 x setiap malam Jumat, insya Allah tidak akan mati sebelum bertemu secara rohaniah dengan Rasulullah saw.
3. Dibaca sebanyak 1.000 x setia malam Jumat, insya Allah akan mimpi bertemu Rasulullah saw. jika belum berhasil hendaknya diulangi pada Jumat berikutnya, sampai dua, tiga, atau lima kali.
4. Dibaca sebanyak 1 x pada malam Jumat setelah melakukan shalat sunnah 2 rakaat yang setiap rakaat membaca Ayat Kursi 1 x dan al-Ikhlas 15 x, insya Allah akan berjumpa dengan Rasulullah saw. dalam mimpi.

Fadhilah dan cara mengamalkan Shalawat Imam Syafi'i


Fadhilah:
Dalam kitab Ihya' Uluum aI-Din, Imam Ghazali mengutip pendapat Abu al-Hasan al-Syafi'i, yang berkata, “Aku bermimpi bertemu dengan Rasulullah, lalu aku bertanya kepada beliau, “Wahai Rasulullah, dengan apa al-Syafi’i mendahuluimu ketika ia berkata dalam kitab al-Risalah-nya:
SHOLALLAHU ‘ALAA NABIYYINAA MUHAMMADIN KULLAMAA DZAKAROHUD DZAAKIRUUNA WA GHOFALA ‘AN DZIKRIHIL GHOOFALUUN
“Rasulullah bersabda, ‘Ia mendahului (tidak menungguku) karena ia tidak usah menunggu hisab.
Cara pengamalan: 
1. Dibaca sebanyak-banyaknya secara istikamah, insya Allah akan mendapatkan keutamaan yang besar.

Fadhilah dan cara mengamalkan shalawat Quthbul Aqthab



Fadhilah:
Dalam kitab Afdhal aI-Shalawat ‘alaa Sayyid aI-Sadat dijelaskan, bahwa Syaikh al-Suja’i berkata, “Sa’id ibn ‘Atharid meriwayatkan bahwa barang siapa membaca shalawat ini tiga kali ketika pagi menjelang dan pada waktu sore, maka dosa-dosanya akan dilenyapkan dan kesalahan-kesalahannya akan dihapus. Dia akan senantiasa bahagia, doanya dikabulkan, angan-angannya tercapai dan akan dibantu dalam mengalahkan musuhnya."
Ada pula beberapa ulama yang menjelaskan, bahwa shalawat tersebut dapat bermanfaat sebagai wasilah untuk menyembuhkan sakit panas, pusing, sakit perut, sakit batuk, gila dan penyakit lainnya.
Pengamalan:
1. Untuk menyembuhkan sakit panas dan pusing. Dibaca sebanyak-banyaknya selama tujuh hari.
2. Untuk menyembuhkan sakit perut, dibaca sebanyak 7 x pada telapak tangan, kemudian diusapkan ke perut. Lakukan tems-menerus, insya Allah segera sembuh.
3. Untuk menyembuhkan sakit batuk, dibaca sebanyak 99 x pada segelas air putih, kemudian diminum pagi dan sore masing-masing tiga kali.
4. Untuk menyembuhkan sakit gila, dibaca sebanyak 100 x pada pertengahan malam, dan dibaca sebanyak tiga kali pada setiap selesai shalat Maghrib dan Subuh. Dan setiap kali menyelesaikan zikir tersebut agar sujud syukur sebanyak 3x sambil berdoa kepada Allah agar penyakit gila yang diderita oleh seseorang yang dimaksudnya itu dapat segera sembuh.

Fadhilah dan cara mengamalkan sholawat Ahlu Baiti


Fadhilah:
Dalam kitab milik junjungan kita Syaikh Yusuf ibn Ismail al-Nabhani, shalawat ini dijelaskan sebagai shalawat yang dapat menjadi wasilah untuk mendapatkan keutamaan dan berbagai macam hajat, baik hajat duniawi dan ukhrawi. Karena itu bagi seorang muslim yang memiliki hajat yang belum tercapai seyogianya memperbanyak diri membaca shalawat ini.
Cara pengamalan:
1. Dibaca 100 x setiap hari secara istikamah, insya Allah akan dikabulkan 100 kebutuhannya, di antaranya 3o kebutuhan di dunia dan 7o kebutuhan di akhirat.
2. Dibaca sebanyak-banyaknya, insya Allah akan mendapatkan keutamaan yang besar.

Shalawat untuk mendapatkan syafaat


“Ya Allah, bershalawatlah atas Muhammad dan atas keluarga Muhammad dengan shalawat yang mem buat-Mu rela dan menunaikan haknya, serta berikanlah wasilah kepadanya. Berikanlah kedudukan terpuji kepadanya pada han' kebangkitan sebagaimana telah Engkau janjikan. BaIasIah kebaikan-kebaikannya kepada kita sebagaimana ia memang berhak untuk mendapatkannya. Berikanlah balasan yang paling utama kepadanya meIebihi balasan-Mu kepada kebaikan seorang nabi yang Iain dari umatnya dan bershalawatlah untuk dia dan untuk saudara-saudaranya, para nabi, dan orang-orang saleh, wahai Zat Yang Maha Pengasih.”
Fadhilah:
Dalam Ihya’ Uluum al-Diin, Imam Ghazali menyebutkan shalawat ini sebagai shalawat yang dapat menjadi wasilah untuk mendapatkan syafaat Nabi saw. kelak di hari kiamat.”
Cara pengamalan: 
1. Dibaca sebanyak 7 x pada hari Jumat, insya Allah akan mendapatkan syafaat Rasulullah saw. di hari kiamat.

MENJEJAK SYURGA DENGAN SPIRIT RAMADHAN

Assalamualaikum akhwati fillah  

 Kaifa Haluki ?
Sahabat taat, Alhamdulillah kita telah berada di bulan kemuliaan yang selalu dinanti-nantikan oleh umat muslim
.
.
Bulan yang penuh dengan keberkahan, yapp Ramadhan seakan menjadi bulan idola bagi hamba Allah yang ingin meningkatkan kualitas ibadahnya, dimana semua amalah kita akan dilipat gandakan oleh Allah lho
.
.
Wahh pengen ga tuh berlomba-lomba dalam kebaikan dan menjejak Syurganya Allah?? pasti pengen dong
.
.
Mari kita kobarkan spirit Ramadhan, jadikan momentum kali ini menuju perubahan yang hakiki. Perubahan menjadi lebih baik tentunya
Kalau dalam dunia bisnis kita mengenal ada istilah musim promo harga, maka Ramadhan dapat kita ibaratkan sebagai musim “promo pahala” dari Allah. Yuk yuk semangat dong mengejar pahala dan menjejak Syurga
.
.
Rasulullah SAW pun bersabda: "Siapa yang hari ini sama seperti hari kemarin maka dia orang merugi. Siapa hari ini lebih baik dari hari kemarin maka dia orang yang beruntung. Maka siapa hari ini lebih buruk dari hari kemarin maka dia orang yang terlaknat".
.
.
Naudzubillah mindzalik, semoga kita menjadi orang-orang yang lebih baik di hari ini dan masa depan.
.
.
 Saatnya ngecharge iman nih teman teman
Dimana?  Di majelis ilmu tentunya
.
InsyaAllah kami dari FKMI akan mengadakan "KHADIJAH SPESIAL" dengan tema
.
.
 "MENJEJAK SYURGA DENGAN SPIRIT RAMADHAN" 
.
Save The Date ya : .
Jum'at  17 Mei 2019.
 15.30 - 18.25.
 Gd. Banpres Lt. 2 R.C.II.7 Universitas Pakuan . .
. 
Kami Tunggu Kehadiranmu Shalihah 
.
Etssss :.
Akhwat only ya .
Free htm 
. iftor/makanan berbuka puasa 
#Yukngaji Islam secara Kaffah bersama FKMI untuk bersama meraih Ridha Allah dengan memperbanyak amal dan menyebarkan kebaikan =======================
Forum Komunikasi Mahasiswa Islam
CP :
083112477089 (Rini)
089698031354 (Renita)
Sosial Media :
Instagram : @infokom_fkmi

Fikih Wanita dan Tarbiyah Anak


HADIRILAH..❗ KAJIAN RUTIN DHUHA
.
KAJIAN LEBIH PAGI 09:00 S/D 11:00
ALHAMDULILLAH LAHAN PARKIR SUDAH DI PERLUAS
.
SETIAP KAJIAN ADALAH TABLIGH AKBAR
.
 TERBUKA UNTUK UMUM
(DIPRIORITASKAN UNTUK MUSLIMAH)
.
 Tema : FIKIH WANITA DAN TARBIYAH ANAK
.
 Kitab Fikih SUNNAH WANITA DAN PENDIDIKAN ANAK
.
 PEMATERI :
Ustadz Abu Bakar Al Akhdhory, Lc.
.
⏰ RABU Pagi
15 Mei 2019
Waktu : 09.30 s/d 11.30
.
 TEMPAT : Masjid Al-Ikhlas Jl. Pakuan Raya RT:02/01 Tegallega, Bogor
.
 Google Map : https://goo.gl/maps/MAHxf78bbaq
.
Yang in sya Allah akan live streaming di :
Instagram : @abubakar_alakhdhory
https://www.instagram.com/abubakar_alakhdhory/
.
Cp : 089614240542 (Quran Palace)
.
 Note :
Bagi Ikhwan yang hadir dapat masuk/keluar masjid melalui jendela paling depan
.
# Yuk ajak teman, keluarga, kerabat ke taman surga.
# Yuk dishare, agar pahala mengalir pada antum

Ramadhan Bersih (Berbagi Kasih)



Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatu
.
Ramadhan adalah bulan yang sangat mulia, Bulan yang menjadi bukti cinta seorang hamba akan senangnya melakukan amal ibadah dalam waktu tersebut
.
Kajian special dibulan ramadhan bersama anak yatim .
.
Dengan tema, Ramadhan Bersih (Berbagi Kasih) ‍♀: Ustadz Jallaludin, S.P Al-hafizh (Pimpinan Ponpes Al-Qur'an Al-Qudwah)
 : Ahad, 19-mei-2019
⏰ : 15.30-selesai
 : Masjid Al-Muhyi Cibinong .
.
Rangkaian acara
1. Kajian
2. Ice breaking
3. Buka bersama anak yatim
4. Sholat maghrib berjamaah
5. Ramah tamah dan pembagian santunan
6. Sholat tarawih berjamaah
.
Kami pun membuka donasi untuk adik-adik yatim : - 6820510451 an udi supriadi (BCA)
.
Informasi : @perrindusurga
+6285925049334 (Udi)
089608769638 (Syifa) .
Saatnya melipatgandakan keuntungan mata uang surga di bulan istimewa ini… Marhaban Ya Ramadhan

Semangat Berbagi Dibulan Yang Suci

|| The Spirit Of Ramadhan ||

"Semangat Berbagi Dibulan Yang Suci"
.
.
Bulan Ramadhan merupakan bulan yang Agung, Bagaimana tidak, beribu keutamaan ditawarkan di bulan ini. Pahala diobral dan dilipat gandakan, ampunan Allah bertebaran memenuhi setiap ruang dan waktu.
.
.
Mari maksimal pahala dan keberkahan dibulan yang suci dengan menyantuni 100 yatim dan Dhuafa pada acara The Spirit Of Ramadhan.
.
Rasulullah shallallaahu alaihi wassalam sangat Mencintai anak yatim, dan salah satu keutamaannya kelak dekat dengan beliau di Surga.
.
Hadits riwayat Imam Bukhari
عَنْ سَهْلٍ بْنِ سَعْدٍ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا ، وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا
Dari Sahl bin Sa’ad r.a berkata: “Rasulullah SAW bersabda: “Saya dan orang yang memelihara anak yatim itu dalam surga seperti ini.” Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya serta merenggangkan keduanya.” .
.
Sahabat... Sungguh menjadi keinginan terindah dan terbesar bagi kita semua untuk bisa dekat dengan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam di surga kelak.
.
Acara insya allah akan dilaksanakan pada:
.
Hari/tanggal: Minggu, 19 Mei 2019
Waktu: 15.00 wib – Selesai
Tempat: Masjid Raya Al Muttaqin (Jl. Achmad Adnawijaya Tegal Gundil, Bogor Utara)
.
.
Bagi Sahabat Dermawan yang ingin berbagi sebagian hartanya untuk adik-adik yatim dan dhuafa bisa transfer ke rekening *Bank Syariah Mandiri 703-195-8622 a/n Aryanto*, dan jika sudah transfer silahkan konfirmasi ke no berikut:
1. Ani: 0856-9475-5942
2. Aryanto 0877-1121-1162
Dan acara ini terbuka untuk umum, jadi pastikan sahabat semua menjadi bagian dalam kemuliaan dan keberkahan acara ini serta di bulan yang suci ini. .
.
Jazakallah khairan atas partisipasi dari sahabat Syariah dan Sahabat Dermawan, semoga harta yang sahabat keluarkan di jalan Allah, tercatat sebagai amal sholeh dan di balas oleh Allah dengan yang lebih baik. Aamiin yaa Rabb...