Maksiat Hati atau Dosa Hati : Ragu-ragu akan Wahdaniyahnya Allah SWT.

Maksiat hati atau dosa hati yang ketiga yang disebutkan oleh Abah Guru Sekumpul adalah Ragu-ragu akan Wahdaniyahnya Allah SWT.

Wahdaniyah


A. Makna Ragu-Ragu dengan Wahdaniyah Allah SWT.

Dosa di dalam hati, lahir (muncul), disebabkan oleh ragu- ragu dengan wahdaniyahnya Allah atau hatinya tidak yakin bahwa Allah bersifat wahdaniyah. Wahdaniyah artinya Esa Dzat-Nya, Esa Sifat-Nya dan Esa Af`al-Nya. Mustahil artinya berbilang Dzat-Nya atau Sifat-Nya atau Af'al-Nya.

Wajib bagi kita seorang muslim memiliki i'tiqad di dalam hati bahwa Allah itu Esa pada dzat, sifat, serta perbuatan- Nya. Tidak mungkin Allah itu dua, tiga atau selebihnya, sebagimana yang dipahami dalam ajaran trinitas. Jika Allah itu lebih dari satu maka terjadilah perbedaan dalam sifat, afʼal dan kehendaknya.

Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur'an:


قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ

Qul huwallāhu aḥad

1. Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa.

اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ

Allāhuṣ-ṣamad

2. Allah tempat meminta segala sesuatu.

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ

Lam yalid wa lam yụlad

3. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.

وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ

Wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad

4. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.


Posting Komentar untuk "Maksiat Hati atau Dosa Hati : Ragu-ragu akan Wahdaniyahnya Allah SWT."

Jangan lupa di share ya, agar kebaikan tidak berhenti di kamu, Barakallahu Fikum.