Doa Mohon Kebaikan Dunia dan Akhirat



Doa memohon kebaikan dunia dan akhirat
”Ya Tuhan, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkanlah kami dari azab neraka. ” (05 Al Baqarah [2]: 201)
Suatu hari, Rasulullah Saw menjenguk seorang lelaki yang dang sakit, dia sangat lemah karena penyakitnya cukup parah. Kemudian, Rasulullah Saw bertanya kepadanya, ”Apakah kamu sudah berdoa?” Dia menjawab, “Sudah! Saya suka berdoa 'Ya Allah, bila Engkau hendak menyiksaku di akhirat, maka segerakan saja siksa itu di dunia. Rasulullah Saw bersabda, "Kamu tidak akan kuasa menerima siksa Allah. Sebaiknya, kamu membaca doa, ‘Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaabannar.’"
Keterangan ini menegaskan bahwa tidak dibenarkan kita minta ditimpakan kesulitan atau kesusahan, walaupun alasannya untuk menebus dosa-dosa. Rasulullah Saw menganjurkan agar kita selalu minta kebaikan atau kebahagiaan kepada Allah Swt, baik kebahagiaan dunia ataupun akhirat.
Islam adalah agama yang mengajarkan tawazun (keseimbangan). Tidak dibenarkan kita meminta kesulitan di dunia dengan alasan supaya mendapat kebahagiaan di akhirat. Rasulullah Saw menganjurkan agar kita mohon kebahagiaan di dunia dan akhirat secara berimbang kepada Allah Swt. Hal ini sejalan dengan firman Allah Swt berikut ini:
”Dan carilah pada apa yang telah Allah anugerahkan kepadamu berupa (kebahagiaan dunia) untuk negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari kenikmatan duniawi dan berbuat baiklah kepada orang lain sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. ” (QS al-Qashash [28]: 77)

0 Comments