Cara mengobati santet / sihir berupa penyakit dangan Shalawat

Ada beberapa cara yang sering kita jumpai untuk mengobati orang yang terkena santet, yaitu dengan membacakan ayat Syifa' seperti yang biasa digunakan oleh para peruqyah. Selain itu santet juga dapat diobati dengan bacaan shalawat Nabi Saw.  Adapun tata cara dalam membacanya dapat dilihat pada bab yang menjelaskan tentang cara mengobati penyakit jiwa (gila) sebelum ini. Dengan berkahnya. shalawat Nabi tersebut insya Allah akan segera memberi kesembuhan sebagaimana pengalaman penulis dalam hal ini.

Pengalaman sebagian ulama. untuk mengobati orang yang terkena santet juga bisa dengan dibacakan shalawat Nariyah sebanyak 4.444 kali pada 1 ember air dan 1 kg garam. Lalu. air dan garam tersebut dicampur dan digunakan untuk berendam atau mandi. Adapun redaksi shalawatnya adalah seperti di bawah ini.


Lakukanlah dengan yakin dan penuh harap. Cara ini dilakukan secara rutin, insya Allah santet akan segera hilang dari tubuh korban. Untuk membaca shalawat Nariyah ini boleh sendirian, bisa juga bersama orang lain.

Cara Mengamalkan dan Khasiat Shalawat Hifzhil Qur’an

Shalawat Hifzhil Qur’an


Cara dan Khasiatnya:
Bagi orang yang ingin cepat menghafal AlQur’an, mengamalkan serta memperoleh ilmu yang terkandung di dalamnya, Shalawat Hifzhil Qur’an tersebut dapat dijadikan perantara. Caranya:
  1. Bacalah shalawat tersebut sebanyak 113 (seratus tiga belas) kali pada tengah malam sesudah shalat haj at.
  2. Atau dengan cara: 
  3. Berpuasa selama tujuh hari.
  4. Sesudah shalat tahajjud, bacalah shalawat tersebut sebanyak 770 (tujuh ratus tujuh puluh) kali
  5. Pasca tujuh hari puasa, cukuplah membaca Shalawat Hifzhil Qur’én tersebut sebanyak 3 (tiga) kali, setiap selesai shalat wajib.
Berikut Bacaan Shalawat Hifzhil Qur’an :


Cara Mengamalkan dan Khasiat Shalawat Taskinil Qalbi

Shalawat Taskinil Qalbi


Cara dan Khasiatnya:
Bila hati sedang suram, dirundung kesedihan dan kemarahan, bacalah Shalawat Taskinil Qalbi tersebut sebelum shalat Subuh sebanyak 100 (seratus) kali selama 4o hari. Insya Allah, hati segera menjadi tenang dan lapang.

Berikut Bacaan Shalawat Taskinil Qalbi :


Cara Mengamalkan dan Khasiat Shalawat Raf'il A'mal

Shalawat Raf'il A'mal


Cara dan Khasiatnya:
Barang siapa membaca Shalawat Raf'il A'mal karya Syaikh Abu Abas at-Tijani r.a.-tersebut, pada waktu akan tidur dan dalam keadaan suci (berwudhu), ia akan bermimpi bertemu Nabi Saw.

Berikut Bacaan Shalawat Raf'il A'mal :
Shalawat Raf'il A'mal


Cara Mengamalkan dan Khasiat Shalawat Jauharatul Kamal

Shalawat Jauharatul Kamal

Cara dan Khasiatnya:
1. Barang siapa membaca Shalawat Jauharatul Kamal-buah pena Syaikh Abu Abas at-Tijani r.a. (w. 1230 H/ 1815 M) -sebanyak 7 (tujuh) kali lebih, ia akan didatangi Ruh Nabi Saw. dan Khulafa’ ar-Rasyidin selama menyebutnya.
2. Barang siapa membiasakan diri dalam membaca Shalawat tersebut sebanyak 7 (tuj uh) kali ketika akan tidur, dalam keadaan suci, ia akan melihat Nabi Saw. dalam mimpi.

Berikut Bacaan Shalawat Jauharatul Kamal :

Shalawat Jauharatul Kamal




Tata Cara dan Doa Masuk Masjid




“Ya Allah, bukakan untukku pintu pintu rahmat-Mu" (HR. Muslim)

Cari tempat yang paling nyaman dan tenang. Sambil berdiri pasrah, rasakan dan bayangkan Allah ada di hadapan kita siap melihat dan mendengarkan kita sambil berkata “Ya Allah.....ini Aku Ya Allah...., ini Hambamu.... Tatap Aku Ya Allah. . ..Aku datang lagi. . ..Aku rindu pada-Mu Ya Allah...Aku mohon ampun.....Dengarkan Aku Ya Allah, Lihat Aku ......
Maafkan Aku ......
Siap-siap (baca basmallah) sambil memejamkan mata dan menarik napas perlahan dan mulai mengangkat kedua tangan sambil membuka mata kembali perlahan.

Tata Cara dan Panduan Terapi Takbiratul Ihram dalam Shalat


Panduan  saat Anda takbir yaitu angkat kedua tangan Anda di atas bahu sejajar dengan kedua telinga atau sejajar didepan dada lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah sambil mcnarik napas yang panjang dan menghembuskannya perlahan lalu ucapkan “ALLAHUAKBAR”.

Rasakan arti dan makna “ALLAHUAKBAR” Allah Maha Besar...yaitu melepaskan semuanya, menyerahkan diri 100% kepada-Nya....hanya Allah yang ada di dalam hati dan pikiran kita. Hadirkan dan bayangkan perasaan kecil, hina, dan penuh dosa dihadapan-Nya.

Kembali bayangkan betapa banyaknya dosa-dosa yang kita lakukan selama ini. Bayangkan ini adalah shalat terakhir kita. Lalu mulai membaca doa iftitah sambil menarik napas yang panjang dan menghembuskannya perlahan.

Adab beristinja



Rasulullah saw. bersabda, ”Jika salah seorang dari kalian minum, maka janganlah dia bernapas dalam gelas. Dan jika masuk ke dalam toilet janganlah dia menyentuh kemaluannya dengan tangan kanannya dan jangan membersihkan dengan tangan kanannya. "
(HR. Bukhari)

Rasulullah saw. senantiasa menjaga kebersihan dan kesucian dalam beraktivitas sehari-hari. Contohnya, beliau tidak beristinja menggunakan tangan kanan, melainkan dengan tangan kiri. Mengapa? Karena tangan kanan beliau gunakan untuk makan dan minum.
Tidak mungkin kita menggunakan tangan yang sama untuk makan, minum, dan istinja bukan? Sementara kita ketahui bahwa istinja merupakan kegiatan pembersihan diri dari najis. ltulah mengapa Rasulu|lah saw. membedakannya.
Bayangkan jika manusia menggunakan tangan yang sama untuk kegiatan yang bersih dan kotor, hal itu tentu akan berdampak tidak baik. Demikianlah Rasulu|lah saw. mengajarkan hidup sehat dan higienis. Terbukti bahwa sunah beliau adalah demi kemaslahatan umat manusia.

Cara Mengamalkan dan Khasiat Bacaan Shalawat Naqsyabandiyah


Shalawat Naqsyabandiyah


Berikut Bacaan Shalawat Naqsyabandiyah :

Shalawat Naqsyabandiyah
Cara dan Khasiatnya:
  1. Syaikh Khalid an-Naqsyabandi r.a. (w. 1345 H/ 1926 M) seorang mursyid (pembimbing ruhani) dari Sumatera Timur, pembaharuan Thariqah Naqsyabandiyah dan penyusun shalawat tersebut berkata: “Shalawat ini manjur sekali untuk membentengi diri dari kejahatan penguasa yang bertindak sewenang-wenang atau dari tipu daya setan.”
  2. Bisa juga digunakan untuk menolak penyakit tha’un, dengan cara sebagai berikut: 
  • Shalawat tersebut dibaca sesudah shalat wajib sebanyak 3 (tiga) kali
  • Ketika membaca diulang hingga 2 (dua) kali.
  • Lalu diakhiri dengan membaca lafadz berikut: 

Shalawat Naqsyabandiyah

Cara Mengamalkan dan Khasiat Bacaan Shalawat Ammah


Bacaan Shalawat Ammah

Cara dan Khasiatnya:
  1. Dijelaskan oleh Syaikh Abdul Wahab asy-Sya’roni r.a. ( 898-973 H/ 1492-1565 M), seorang ulama dari Mesir, bahwa Nabi Saw. bersabda: “Seorang muslim yang tidak bersedekah, lalu membaca shalawat dalam doanya, maka bacaan shalawatnya laksana zakat. Dan seorang muslim tidak akan merasa kenyang dalam kebaikan hingga tujuan akhimya tercapai-yakni, surga.”
  2. Barang siapa melanggengkan shalawat tersebut dengan ikhlas dan tawadhu’ di tengah atau di akhir setiap doa, ia akan mendapat jaminan syafa’at dari Rasulullah Saw. 
Berikut Bacaan Shalawat Ammah

Bacaan Shalawat Ammah

Cara Mengamalkan dan Khasiat Bacaan Shalawat Darajatul Ali

Shalawat Darajatul Ali

Keterangan:
Syaikh Malawai r.a. menyebutkan bahwa Nabi Saw. bersabda: “Barang siapa membaca shalawat ini pada pagi dan sore, ia akan memayahkan 70 malaikat pencatat amal selama 1000 waktu pagi. Selain itu, baik dosanya maupun dosa orang tuanya akan diampuni.” 

Cara dan Khasiatnya:
Barang siapa membaca shalawat tersebut sebanyak 40 (empat puluh) kali pada waktu pagi dan sore, ampunan untuk dirinya dan orang tuanya akan diperoleh. Di Padang Mahsyar nanti, ia akan berkumpul dengan Rasulullah Saw. beserta keluarganya. 

 Berikut Bacaan Shalawat Darajatul Ali :
Shalawat Darajatul Ali

Cara Terapi Ampuh Mencegah dan Mengobati Penyakit Encok


Mengobati Encok Penyakit ini dapat diatasi sendiri dengan melakukan terapi shalawat dengan cara duduk-duduk di atas rerumputan yang hijau selama 21 menit sambil terus-menerus membaca shalawat: .



Terapi ini dilakukan setiap hari pada pagi hari. lnsya Allah bila dilakukan secara kontinyu Allah akan segera memberi kesembuhan, karena shalawat akan mengetuk pintu rahmat dari Allah Swt. 

Ramuan tradisional yang dapat membantu mengatasi penyakit ini adalah: 

  • 2 tangkai daun singkong (ketela pohon). 
  • 1 sdm kapur sirih .
  • Air 

Caranya: Dua tangkai daun singkong ambil daunnya saja, cuci sampai bersih. kemudian dihaluskan bersama kapur sirih. tambahkan sedikit air untuk sedikit mencairkan. Ramuan ini dioleskan pada bagian badan yang sakit dan dilakukan sehari tiga kali. 

Cara Mengamalkan dan Khasiat Bacaan Shalawat ‘Ali al-Qadr


Bacaan Shalawat ‘Ali al-Qadr

Cara dan Khasiatnya:
  1. Barang siapa membaca Shalawat ‘Ali al-Qadr karya Syaikh Jalaludin as-Suyuthi r.a. (849-911 H)-sebanyak 1113 (seribu seratus tiga belas) kali dalam satu majlis (sekali duduk) dan dalam keadaan suci, terkabullah segala hajat yang dicita-citakannya.
  2. Barang siapa membacanya sebanyak 1000 (seribu) kali pada malam J um’at, atau 10 (sepuluh) kali setiap malam, maka ketika ia meninggal, khususnya pada saat ia dimakamkan, akan didatangi Nabi Muhammad Saw. pada waktu pemakamannya.
  3. Barang siapa membacanya sebanyak 1000 (seribu) kali secara istiqomah, ia akan bermimpi bertemu Nabi Muhamad Saw.
  4. Orang yang membacanya satu atau tiga kali seusai shalat, insyaallah akan mendapat kemudahan dalam memperoleh rezeki yang halal, disinari mata hatinya, dan diampuni dosa dosanya.  
 Berikut Bacaan Shalawat ‘Ali al-Qadr

Bacaan Shalawat ‘Ali al-Qadr

Cara Mengamalkan dan Khasiat Bacaan Shalawat Al Afiyah


Shalawat Al Afiyah

Cara dan Khasiatnya:
Barang siapa membaca shalawat tersebut sebanyak-banyaknya ketika terjadi wabah suatu penyakit, terutama penyakit tha’un (seperti muntaber, diare, dan lain-lain), tertolaklah baginya penyebaran penyakit tersebut. 

Berikut  Bacaan Shalawat Al Afiyah  :

Shalawat Al Afiyah

Cara Mengamalkan dan Khasiat Bacaan Shalawat Jauhar Asy-Syifa

Shalawat Jauhar Asy-Syifa


Cara dan Khasiatnya:
  1. Bagi orang yang sakit panas, bacalah Shalawat Jauhar Syifa’ sebanyak-banyaknya sambil berselimut. I nsyaallah setelah bangun dari tidur, ia segera sembuh.
  2. Bagi orang gila, bacakanlah Shalawat tersebut sebanyak 9 (sembilan) kali dengan menghadap segelas air. Setiap kali selesai membaca, tiupkan pada air tersebut. Kemudian, minumkan air itu kepada orang yang gila. Insyaallah segera sembuh.
  3. Bagi orang yang mempunyai penyakit rematik, bacalah Shalawat tersebut sebanyak 21 (dua puluh satu) kali, sambil menggenggam dua buah brambang (bawang merah). Seusainya, usapkanlah brambang tersebut pada bagian tubuh yang terkena penyakit rematik. Insyaallah sembuh.
  4. Selain itu, khasiat lain dari Shalawat ini adalah untuk mencari keridhaan Allah. 
Berikut Bacaan Shalawat Jauhar Asy-Syifa :

Bacaan Shalawat Jauhar Asy-Syifa

Adab membasuh tangan setiap bangun tidur.


Adab Kebiasaan Rasulullah SAW
Rasulullah saw. bersabda, ”jika salah seorang di antara kalian bangun dari tidur, hendaklah menuangkan (air) ke atas tangannya tiga kali sebelum dia memasukkan tangannya ke dalam bejana, karena kalian tidak mengetahui tangan kalian berada ketika sedang tidur. ”
(HR. Muslim) 

Hadits tersebut menerangkan bahwa Rasulullah saw. membasuh tangan terlebih dahulu ketika bangun tidur. Saat tidur, kita tidak selalu sadar apa saja yang kita lakukan dengan tangan kita. Terkadang kita menyeka keringat, menggaruk yang gatal, dan sebagainya. Karena itulah Rasulullah saw. menganjurkan supaya kita membasuh atau mencuci tangan saat bangun tidur. Barulah kita melakukan kegiatan lain, seperti berwudu ataupun mandi. Semua itu demi kebaikan dan keselamatan kita. Dari sisi kesehatan, agar kita terhindar dari segala penyakit yang hinggap di tangan saat kita tidur. 

Demikian sahabat, semoga bermanfaat. Mudah-mudahan sahabat dapat mengamalkan tulisan diatas.
Jangan lupa share ke teman-teman yang lain agar bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih

5 Kemuliaan orang yang menjaga shalat dan 15 siksaan bagi yang melalaikan shalat



Nabi shallallahu alaihi wasallam pernah bersabda: “Barangsiapa menjaga shalatnya, niscaya dimuliakan oleh Allah SWT dengan 5 kemuliaan”
  1. Allah SWT menghilangkan kesulitan hidupnya.
  2. Allah SWT hilangkan siksa kubur darinya.
  3. Allah SWT akan memberikan buku catatan amalnya dengan tangan kanannya.
  4. Dia akan melewati sirath bagaikan kilat.
  5. Dan Akan masuk surga tanpa hisab.
Dan barangsiapa menyepelekan shalat, niscaya Allah SWT akan mengazabnya dengan lima belas siksaan: 6 siksaan ketika di dunia, 3 siksaan ketika mati, 3 siksaan ketika masuk liang kubur dan 3 siksaan ketika bertemu dengan Tuhannya (Akhirat).

ADAPUN SIKSA DI DUNIA ADALAH:
  1. Dicabut keberkahan umurnya.
  2. Dihapus tanda orang shaleh dari wajahnya.
  3. Setiap amal yang dikerjakan tidak diberi pahala olch Allah SWT. Tidak diterima doanya.
  4. Tidak termasuk bagian doanya orang-orang shaleh.
  5. Keluar ruhnya (mati) tanpa membawa iman.
ADAPUN SIKSA KETIKA AKAN MATI:
  1. Mati dalam kcadaan hina. 
  2. Mati dalam keadaan lapar. 
  3. Mati dalam keadaan haus, yang seandainya diberikan semua air laut tidak akan mcnghilangkan rasa hausnya.
ADAPUN SIKSA KUBUR:

  1. Allah SWT mcnycmpitkan liang kuburnya sehingga bersilang tulang rusuknya. 
  2. Tubuhnya dipanggang di atas bara api siang dan malam.
  3. Dalam kuburnya tcrdapat ular yang bernama Suja’ul Aqro’ yang akan menerkamnya karena menyia-nyiakan shalat. Ular itu akan menyiksanya, yang lamanya sesuai dengan waktu shalat. 

SIKSA YANG MENIMPANYA KETIKA BERTEMU TUHAN:

  1. Ketika langit terbuka, malaikat datang kepadanya dcngan membawa rantai. Rantai itu digantungkan kelehernya, kemudian dimasukan kcdalam mulutnya dan keluar dari dubumya, lalu malaikat mcngumumkan: “Ini adalah balasan orang yang menyepelekan perintah Allah SWT.”
  2. Allah SWT tidak memandang kepadanya dengan pandangankasih sayang-Nya.
  3. Allah SWT tidak mensucikannya dan baginya siksa yang pedih. Menjadi hitam pada hari kiamat wajah orang yang meninggalkan shalat, dan sesungguhnya di dalam Neraka Jahanam terdapat jurang yang disebut “Lam Lam”. Di dalamnya terdapat banyak ular, setiap ular itu sebesar leher unta, panjangnya sepanjang pcrjalanan scbulan. Ular itu menycngat sampai mcndidih bisanya dalam tubuh orang itu selama tujuh puluh tahun kemudian membusuk dagingnya.
Mengcnai balasan orang yang mcninggalkan shalat fardu: “Rasulullah SAW, diperlihatkan pada suatu kaum yang membenturkan kepala mcreka pada batu, setiap kali benturan itu menyebabkan kcpala pecah, kcmudian ia kcmbali kcpada kcadaan scmula dan mereka tidak terus berhenti melakukannya. Lalu Rasulullah bertanya; “Siapakah ini wahai Jibril"? Jibril menjawab: “Mereka ini orang yang berat kepalanya untuk menunaikan shalat fardhu”. (Riwayat Tabrani).Ibn Abbas dan Said bin Al-Musaiyib turut menafsirkan hadis diatas “yaitu orang yang melengah-lengahkan shalat mercka schingga
sampai kepada waktu shalat lain. 

Cara Mengamalkan dan Khasiat Bacaan Shalawat Taqiyuddin / Shalawat Al-Amni min Hawadist Ad-Dhahri.

Shalawat Taqiyuddin / Shalawat Al-Amni min Hawadist Ad-Dhahri.


Cara dan Khasiatnya:

  1. Bila sedang berperkara dengan orang lain, bacalah Shalawat Syaikh Taqiyyudin al-Hambali r.a. ini sebanyak 21 (dua puluh satu) kali sesudah shalat wajib. Insyaallah akan selamat dan bebas dari segala tuntutan.
  2. Bila mempunyai banyak tanggungan utang, bacalah Shalawat tersebut sebanyak 100 (seratus) kali, selama 100 hari. I nsyaallah utangnya akan terbayar dari rezeki yang tidak tersangka datangnya.
  3. Bila ingin dicintai masyarakat, bacalah Shalawat tersebut sebanyak-banyaknya. Insyaallah, masyarakat-yang mulanya tidak cinta-akan menjadi penuh cinta dan penuh kasih sayang kepada Anda yang mengamalkannya.
Berikut Bacaan Shalawat Taqiyuddin / Shalawat Al-Amni min Hawadist Ad-Dhahri.:

Shalawat Taqiyuddin / Shalawat Al-Amni min Hawadist Ad-Dhahri.

Cara Mengamalkan dan Khasiat Bacaan Shalawat Al Mustajabah li syaikh Abdullah bin Alwi Al Haddad

Shalawat Al Mustajabah li syaikh Abdullah bin Alwi Al Haddad

Cara dan Khasiatnya: 
  1. Barang siapa membaca shalawat-karya Syaikh Abdullah bin Alawi al-Haddad r.a. (1044-1132 H)-di atas pada tengah malam sebanyak 100 (seratus) kali; atau setelah Maghrib dan Subuh sebanyak 3 (tiga) kali, insyaallah akan dikabulkanlah apa-apa yang menjadi kehendaknya. 
  2. Untuk menyembuhkan penyakit panas dan sakit kepala (pusing), perbanyaklah membaca shalawat tersebut sambil berselimut.
  3. Untuk menyembuhkan sakit perut, bacalah shalawat tersebut sebanyak 7 (tujuh) kali, kemudian ditiupkan pada telapak tangan, lalu usapkan pada perut si sakit. 
  4. Untuk menyembuhkan sakit batuk, baca shalawat tersebut sebanyak 99 (sembilan puluh sembilan)ka1i, kemudian tiupkan pada segelas air. Lalu, pada waktu pagi dan sore, minumkan air tersebut pada orang yang sakit. Lakukan sebanyak tiga kali, I nsyaallah segera sehat dengan izin Allah Swt. 


Dalam sebuah riwayat, Said bin Utharid berkata: “Barang siapa membaca shalawat tersebut sebanyak 3 (tiga) kah’ pada waktu pagi dan sore, hancurlah dosanya, Ieburlah kesalahannya, kekal-lah rasa senangnya, terkabul doanya, dianugerahi apa yang dicita-citakannya, dan diberi pertolongan dalam menghadapi musuhnya.”

Berikut bacaan Shalawat Al Mustajabah li syaikh Abdullah bin Alwi Al Haddad :

Shalawat Al Mustajabah li syaikh Abdullah bin Alwi Al Haddad


Cara Mengamalkan dan Khasiat Bacaan Shalawat Infilaqatul Anwar


Cara dan Khasiatnya:
Orang yang membaca shalawat di atas sebanyak 1000 (seribu) kali setiap hari atau setiap malam Jum’at, insyaallah akan mendapatkan ketenteraman hati dan segera dipenuhi apa yang menjadi kebutuhannya.
Berikut Bacaan Shalawat Infilaqatul Anwar ;

Shalawat Infilaqatul Anwar

Cara Mengamalkan dan Khasiat Bacaan Shalawat al-Istighatsah

Shalawat al-Istighatsah

Cara dan Khasiatnya:
Barang siapa mempunyai keperluan yang sangat mendesak, dan ingin memperoleh pertolongan Allah Swt., bacalah shalawat di atas sebanyak 70 (tujuh puluh) kali, atau 41 (empat puluh satu) kali, atau 100 (seratus) kali, atau 313 (tiga ratus tiga) kali, atau 1000 (seribu) kali.

Beriku bacaan Shalawat al-Istighatsah

 Shalawat al-Istighatsah

Cara lain, setiap kali berdoa, awali dengan membaca Shalawat al-Istighatsah tersebut. Kemudian, dalam doa ditambah dengan lafadz berikut:

 Shalawat al-Istighatsah

Cara Mengamalkan dan Khasiat Bacaan Shalawat al-Mukhathab

Shalawat al-Mukhathab

Caranya:
  1. Pada hari pertama, Shalawat di atas dibaca sebanyak 1000 (seribu) kali pada jam 2 malam Jum’at.
  2. Sesudah itu, dibaca 11 (sebelas) kali pada tiap malam 


Khasiatnya:
  1. Doa segera dikabulkan.
  2. Diberi kecerdasan ilmu.

Berikut bacaan Shalawat Al-Mkhathab :

Shalawat al-Mukhathab

Dalam naskah lain, Shalawat al-Mukhathab berbunyi sebagai berikut:

Versi lain :


Cara Mengamalkan dan Khasiat Bacaan Shalawat Ad Dawa

Shalawat Ad Dawa

Cara Mengamalkan:

  1. Dibaca sebanyak 100 (seratus) kali. Atau,
  2. Dibaca paling sedikit 300 (tiga ratus) hingga 1000 (seribu) kali, setiap hari/malam Jum’at selama 7 tahun (demikian menurut Syaikh Abdul Qadir al-Jailani r.a.)
Khasiatnya:

  1. Dikabulkan doa.
  2. Dihilangkan kesusahan
  3. Dilancarkan rezeki dengan penuh berkah
  4. Dijauhkan dari ancaman orang zalim.
Hikayat:
Pada suatu waktu, Syaikh Hamid Affandi r.a. (mufti negeri Syam) mendapat ancaman pembunuhan. Dalam keadaan susah, pada suatu malam, ia bermimpi bertemu Nabi Saw. Dalam mimpinya itu, Rasulullah mengajarkan shalawat di atas. Saat Syaikh Affandi terbangun dari tidur, lekas-lekas shalawat itu dibacanya. Dan alhamdulillah, ia tidak jadi dibunuh.

Shalawat Ad Dawa

Cara Mengamalkan dan Khasiat Bacaan Shalawat Az-Ziyarah

Shalawat Az-Ziyarah

Cara dan Khasiatnya:
Barang siapa ingin berziarah ke makam Nabi Muhammad Saw. di Kota Madinah, perbanyaklah membaca shalawat di atas.

Berikut bacaan Shalawat Az-Ziyarah :
Shalawat Az-Ziyarah

Cara Mengamalkan dan Khasiat Bacaan Shalawat Hajjiyah


Shalawat Hajjiyah


Barangsiapa membaca Shalawat Hajjiyah sebanyak 1000 (seribu) kali, minimal sepuluh kali sesudah shalat hajat (dan dilakukan selama 3 tahun), insyaallah akan menemukan jalan keluar dari keinginannya menunaikan ibadah haji. Minimal, ia bisa bermimpi beribadah haji.


Shalawat lain yang senada dengan Shalawat Hajjiyah ini adalah shalawat berikut:
Barangsiapa membaca shalawat tersebut setiap selesai shalat wajib sebanyak 4 (empat) kali insyaallah akan dimudahkan untuk berziarah ke makam Nabi Saw. (beribadah haji). Untuk tujuan yang sama, bisa juga shalawat tersebut dibaca sebanyak 40 (empat puluh) kali pada hari Jum’at ketika masih berada di masjid.